Monday, July 23, 2007

Selingan.

Doa Seorang Ayah Untuk Anaknya

Tuhanku, binalah anak hamba untuk menjadi seseorang yang

cukup kuat untuk mengakui kelemahannya,
cukup berani untuk mengakui ketakutannya,
bangga dan tabah serta jujur dalam mengakui kekalahan,
rendah hati dan lemah lembut dalam kemenangan.
Binalah anak hamba menjadi seseorang
yang mampu mewujudkan cita-citanya
dan tidak hanya tenggelam dalam angan-angannya saja;
seorang anak yang sadar bahwa mengenal Engkau
dan mengenal dirinya sendiri
adalah landasan segala pengetahuan.Kumohon kepadaMu,
janganlah pimpin dia di jalan yang mudah dan enak,
namun berilah dia kesempatan
untuk mengalami tekanan dan cobaan di jalan
yang penuh kesulitan dan tantangan.
Berilah dia kesempatan belajar untuk tetap tegak dalam prahara,
dan welas asih kepada yang mengalami kegagalan.
Binalah anak hamba untuk berhati tulus,dan bercita-cita tinggi;
seorang anak yang mampu memimpin dirinya sendiri
sebelum mempunyai kesempatan untuk memimpin orang lain,
seorang anak yang memahami arti tawa ceria
tanpa melupakan arti tangis duka,
seorang anak yang mampu memandang jauh ke masa depan
namun tidak melupakan masa yang telah silam.
Dan bila semua ini telah menjadi miliknya,
aku mohon kepadaMu, tambahkanlah secercah kejenakaan
supaya dia dapat bersungguh-sungguh
dan juga dapat menikmati hidupnya.
Anugerahilah dia kerendahan hati dan kesederhanaan
yang merupakan dasar keagungan yang sejati,
kesediaan untuk menerima kenyataan
yang merupakan dasar kearifan yang sejati dan kelembutan
yang merupakan dasar dari kekuatan yang sejati.
Dan akhirnya, jika semua itu telah terwujud,hamba,
ayahnya,akan memberanikan diri untuk berbisik,"hidup hamba tidaklah sia-sia".

(Doa Jendral Douglas MacArthur bagi anaknya. Ia menulis doa itu
pada hari-hari pertama Perang Pasifik)

No comments:

Post a Comment